PEMAHAMAN GENERASI MUDA TERHADAP BUDAYA MELAYU DI BIMA DALAM RANGKA MEMPERKOKOH JATIDIRI DAN KARAKTER BANGSA (LAWATAN SEJARAH DAERAH 2014)

0
1128

 

Peserta Lawatan Sejarah
Peserta Lawatan Sejarah

 

Sejarawan mengatakan bahwa sejarah adalah cermin dari suatu bangsa terhadap pengalaman-pengalaman yang dihadapinya. Pengalaman itu sendiri merupakan soko guru atau penuntun yang terbaik. Sebab dari pengalaman sejarah suatu bangsa dapat mengambil hikmah atau pelajaran mengenai segala hal, baik pengalaman manis, maupun pengalaman pahit. Bila itu pengalaman pahit perlu diupayakan agar tidak terulang lagi, tetapi harus diusahakan untuk memperbaiki agar tidak menghambat kemajuan bangsa di masa mendatang.

Sehubungan dengan usaha meningkatkan pemahaman sejarah di kalangan generasi muda, Balai Pelestarian Nilai Budaya Bali, NTB, NTT memprogramkan kegiatan Lawatan Sejarah yang diselenggarakan di provinsi Nusa Tenggara Barat. Kegiatan lawatan sejarah di kemas berbentuk perjalanan beberapa objek sejarah di Bima. Melalui kegiatan lawatan sejarah generasi muda diharapkan lebih aspiratif terhadap unsur-unsur sejarah disekitarnya serta lebih memahami pentingnya arti sejarah bagi peningkatan kualitas hidup manusia, masyarakat, bangsa, dan Negara di masa-masa mendatang.

Kegiatan lawatan sejarah yang dilaksanakan tanggal 5-7 Juni di Bima, Nusa Tenggara Barat mengambil tema “ Melawat Perjalanan Budaya Melayu di Bima Dalam Rangka Memperkokoh Jatidiri Dan Pembentukan Karakter Bangsa”. Dalam kegiatan ini mengikutsertakan siswa-siswi SMU-SMK, guru sejarah dan instansi terkait dengan jumlah total peserta sebanyak tujuh puluh orang. Selain mengunjungi tempat-tempat bersejarah yang ada d iota Bima, peserta juga melakukan dialog kesejarahan, dimana pada saat itu pembicara atau narasumber dari Direktur Sejarah dan Nilai Budaya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dari Balai Pelestarian Nilai Budaya Bali,NTB, NTT dan para sejarawan atau budayawan kota Bima. Dengan diadakannya kegiatan lawatan sejarah daerah yang rutin setiap tahunnya diadakan, diharapakan memberikan pemahaman dan informasi tentang suatu peristiwa dan tempat-tempat bersejarah yang ada di kota Bima dalam kaitannya dengan sejarah Bima, memahami dan menghayati arti pristiwa yang terjadi dalam proses sejarah bangsa, dan paham nilai-nilai luhur yang tercermin dalam pristiwa sejarah tersebut pada periode tertentu.