BPNB BANDA ACEH SELENGGARAKAN SARASEHAN GURU SEJARAH DI LANGSA

0
1069

Selasa (11/6) Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Banda Aceh bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kota Langsa menyelenggarakan Sarasehan Guru Sejarah dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di Langsa. Sarasehan ini merupakan ajang temu guru mata pelajaran Sejarah dan IPS tingkat SMP dan SMA/sederajat se-Kota langsa. Kegiatan yang dirancang untuk menyegarkan pemahaman, belajar bersama, diskusi serta ajang para guru untuk berbagi pengalaman pengajaran materi-materi sejarah dan IPS di sekolah masing-masing.

Sarasehan yang mengambil tema ‘Belajar Sejarah, Membentuk Karakter Bangsa’ ini diselenggarakan di Hotel Harmoni Jln. Ahmad Yani Langsa diikuti oleh 80 orang guru dari sejumlah sekolah menengah di Kota Langsa. Walikota Langsa, Tgk. Usman Abdullah, S.E. akan membuka acara yang akan diselenggarakan selama dua hari ini. Sejumlah pejabat Pemerintah Kota Langsa antara lain Kepala Dinas Pendidikan H. Jauhari, S.H., M.H. beserta jajarannya juga turut hadir dalam upacara pembukaan yang dimulai pada pukul 09.00 WIB ini.

Acara tersebut dilaksanakan dalam rangka  meningkatkan kapasitas guru Sejarah dan IPS di Aceh dan Sumatera Utara yang merupakan wilayah kerja Unit Pelaksana Teknis (UPT) Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementeriaan Pendidikan dan Kebudayaan. Lebih lanjut Djuniat menegaskan, peningkatan kapasitas guru Sejarah dan IPS merupakan keharusan sebab ada kecenderungan memandang mata pelajaran ini tidak penting hanya karena tidak di-Ujian Nasional-kan.

BPNB Banda Aceh mengundang empat narasumber untuk memotivasi para guru dengan menyegarkan pemahaman, memperkaya bahan ajar sekaligus menyemarakkan metode pengajaran. Keempat narasumber itu adalah Prof. Dr. Misri A. Muhsin (Dekan Fakultas Adab IAIN Ar-Raniry, Darussalam), Drs. Mawardi Umar, M.A. (Dosen Jurusan Pendidikan Sejarah FKIP Unsyiah, Darussalam), Drs. Edi Sumarno, M.Hum. (Ketua Departemen Sejarah FIB USU, Medan) dan Bonnie Triyana (Pemimpin Redaksi Majalah Historia, Jakarta).