Menggali Nilai Budi Pekerti melalui Film Dokumenter

0
1354
IMG_2644
Sesi Pemutaran Film di Kota Banda Aceh

Banda Aceh. Balai Pelestarian Nilai Budaya Banda Aceh pada tahun ini kembali menyelenggarakan kegiatan Pemutaran dan Diskusi Film Penanaman Budi Pekerti pada tanggal 3 Desember di Kota Banda Aceh dan tanggal 5 Desember di Kota Medan.

Film yang diputar kali ini adalah “Garamku Tak Asin Lagi” sebagai salah satu finalis Eagle Award, “The Lost City” karya sineas lokal Aceh dan “The Tsunami Song” milik Rumah Produksi Layar Kaca Film. Namun, pada pemutaran film di Kota Medan, sesi pemutaran film ditambah dengan penayangan “Nyanyian di Ujung Rimba”.

Menurut kepala BPNB Banda Aceh pada sambutannya, kegiatan ini dilaksanakan dikarenakan urgensi penanaman nilai budi pekerti di kalangan pelajar sekolah, utamanya tingkat menengah atas. Hal ini disebabkan makin lunturnya sikap-sikap baik dan luhur pada generasi muda akibat derasnya pengaruh budaya dan kebiasaan masyarakat luar Indonesia yang seringkali bertentangan dengan nilai luhur dan kearifan masyarakat Indonesia asli. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat mengingatkan generasi muda akan sejarah dan kondisi kekinian Aceh dan Medan.

Pemutaran film diikuti oleh 125 peserta dari seluruh perwakilan sekolah di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar. Sedangkan di Kota Medan dihadiri oleh 130 peserta juga perwakilan dari seluruh sekolah di kota tersebut. Kegiatan kemudian dimeriahkan juga dengan kehadiran seorang narasumber, Drs. Kus Yuliadi (Dosen Institut Seni Indonesia Yogyakarta) yang bersedia membagi ilmu sinematografi kepada para pelajar.