Balai Pelestarian Nilai dan Budaya atau BPNB adalah unit pelaksana teknis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di bidang pelestarian nilai budaya yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Direktur Jenderal Kebudayaan.

BPNB memiliki tugas untuk melaksanakan pelestarian terhadap aspek-aspek tradisi, kepercayaan, kesenian, perfilman, dan kesejarahan di wilayah kerjanya.

BPNB yang berada di bawah Direktorat Jenderal Kebudayaan terdiri dari 11 lokasi dan wilayah kerja, informasi lebih lanjut dapat melalui tautan di bawah ini:

 

 

1 KOMENTAR

  1. MENGGALI POTENSI KEARIFAN BUDAYA LOKAL KOTA PALU SULAWESI TENGAH
    Peristiwa tanggal 28 September 2018 merupakan bukti sejarah dan pengetahuan yang harus disikapi secara arif dan bijak oleh masyarakat Palu dan sekitarnya. Pasca Gempa bumi yang menyebabkan tsunami , likuifaksi , longsor dan kebakaran menysahkan duka , penderitaan mendalam terhadap masyarakat Palu dan sekitarnya. Keadaan tersebut harus menjadi catatan sejarah yang harus dipikirkan oleh kita saat ini untuk mencari solusi serta meminimalisir korban akibat fenomena alam tersebut melalui upaya tepat dengan pembekalan pengetahuan , informasi dan keterampilan secara terus menerus , turun temurun berkesinambungan kepada generasi yang akan datang.
    Kondisi ril , penamaan beberapa tempat di wilayah Palu , Sigi , Donggala ( PASIGALA ) merupakan bukti sejarah yang putus dan belum terfahami oleh masyarakat . Bukti kongkrit warisan sejarah masa lalu di kota Palu dan sektarnya melalui penamaan tempat berkorelasi kuat dengan fenomena alam seperti :
    – kaombona artinya tanah ambrol
    – tatura artinya tanah longsor
    – petobo artinya tanah diinjak / ditusuk dengan hati-hati karena berlumpur
    – Beka artinya tanah terbelah (Sigi)
    – Balaroa artinya tanah berbahaya
    – Loli Tasiburi artinya tempat laut hitam (Donggala)
    Demikian beberapa nama tempat yang bermakna mengerikan sebagai sinyal agar kita lebih berhati-hati apabila memilih beryempat tinnggal / mendiami wilayah tersebut.

TINGGALKAN KOMENTAR