Kompleks Makam Girigondo merupakan makam milik Pakualaman yang terletak di Kaligintung, Temon, Kulon Progo. Pada awalnya makam keluarga Paku Alam dan kerabatnya berada di Makam Mataram Kotagede. Namun pada masa Paku Alam V, kompleks makam Mataram Kotagede sudah penuh, sehingga tidak memungkinkan lagi untuk ditambah.

    Kemudian Paku Alam V menetapkan bukit Temon di Kulonprogo sebagai makam keluarga Pakualaman. Kompleks makam Girigondo pertama kali digunakan pada bulan September 1900 sebagai makam KGPAA Paku Alam V, kemudian Paku Alam VI, Paku Alam VII, dan Paku Alam VIII beserta kerabatnya.

       Pembangunan kompleks makam ditandai dengan prasasti yang terdapat pada gapura makam yang terdapat di teras I. Makam ini terletak di atas perbukitan Menoreh. Untuk menuju makam ini terdapat tangga berundak sebanyak 500. Kondisi makam berteras dan paling atas dikelilingi pagar dari teralis besi.

    Bangunan ini telah ditetapkan sebagai cagar budaya dengan keputusan menteri Kebudayaan dan Pariwisata Republik Indonesia Nomor PM.89/PM.007/MKP/2011.