Gereja GPIB Margamulya

0
209
Foto: Dok. BPCB DIY. 2007

      Bangunan Gereja GPIB Margamulya diresmikan dan diberkati sebagai tempat ibadah pada Minggu, 11 Oktober 1857 oleh Ds. C.G.S. Begemann. Kemudian pada Senin, 10 Juni 1867 gedung gereja runtuh karena dilanda gempa bumi sehingga bangunan yang berdiri sekarang ini bentuknya telah berbeda dengan bangunan aslinya.

       Bangunan ini berdiri di atas tanah seluas 745 m2. Bangunan tersebut mempunyai corak Indis dan mencitrakan konteks budaya pada zamannya. Pada bagian atap terdapat bentuk lucarne (jendela kecil duduk di atas kemiringan atap, selain untuk hiasan juga untuk memberikan aliran udara pada ruang dalam atap) pada sisi selatan yang juga terbuat dari seng.

       Secara keseluruhan, bangunan gereja terdiri atas tiga ruangan yang membujur dari timur ke barat, yakni ruang depan atau porch, ruang utama atau nave (ruang ibadah) dan ruang pastori. Sebelum memasuki ruang depan, terdapat pintu masuk dengan bentuk kupu tarung dari bahan kayu jati. Pada bagian atas pintu terdapat vousoir (unit-unit batu yang disusun dalam bentuk melengkung di atas gerbang, pintu atau jendela).

      Bangunan ini telah ditetapkan  sebagai Cagar Budaya melalui Per.Men Budpar RI No. PM25/PW.007/MKP/2007. Gereja GPIB Margamulya terletak di Jalan A. Yani, Ngupasan, Gondomanan, Yogyakarta.

TINGGALKAN KOMENTAR