Senin (7/3/2016) Tim Bioskop Keliling Balai Pelestarian Cagar Budaya D.I. Yogyakarta tampil perdana di tahun 2016 dengan menggelar pemutaran film keliling untuk para pramuka pelajar MAN 2 Wates, Kulon Progo dan masyarakat Desa Purwobinangun di Agromina Wisata Karang Asri, Desa Purwobinangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman – Daerah Istimewa Yogyakarta.

Antusias penonton saat menyaksikan film cagar budaya (Foto dok. BPCB D.I Yogyakarta)
Antusias penonton saat menyaksikan film cagar budaya (Foto dok. BPCB D.I Yogyakarta)

         Kegiatan pemutaran bioskop keliling tidak hanya menyajikan film saja, kegiatan ini juga diisi dengan beberapa sesi acara. Rangkaian kegiatan pemutaran bioskop keliling diawali dengan pemutaran film Profil Balai Pelesarian Cagar Budaya D.I. Yogyakarta dan film tentang Candi Kimpulan. Kemudian acara dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala MAN 2 Wates, Anita Isdarmini, S.Pd., M.Hum. Dalam sambutannya beliau menuturkan bahwa kegiatan bioskop keliling mempunyai manfaat yang besar bagi masyarakat dan pelajar. “Saya berharap dengan adanya pemutaran film keliling ini kita semua dapat mengambil pelajaran dari nenek moyang, yakni tentang nilai-nilai luhur yang terkandung di dalam cagar budaya yang ditinggalkan oleh para leluhur”, kata beliau dengan semangat mengajak para penonton untuk belajar tentang cagar budaya.

 

Kepala MAN 2 Wates, Anita Isdarmini, S.Pd., M.Hum., saat memberikan sambutan (Foto dok. BPCB D.I. Yogyakarta)
Kepala MAN 2 Wates, Anita Isdarmini, S.Pd., M.Hum., saat memberikan sambutan (Foto dok. BPCB D.I. Yogyakarta)

     Setelah itu acara dilanjutkan dengan ceramah singkat tentang potensi cagar budaya yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta oleh Drs, Ignatius Eka Hadiyanta, M.Hum., selaku narasumber dalam kegiatan pemutaran bioskop keliling. Beliau berpesan agar para pelajar sebagai generasi muda bisa turut serta dalam upaya pelestarian cagar budaya. “Semoga film-film tentang cagar budaya yang kita saksikan dapat mengetuk hati kita untuk peduli terhadap cagar budaya. Kita semua sebagai generasi penerus bangsa sudah semestinya untuk bisa berpartisipasi aktif dalam upaya pelestarian cagar budaya, mengingat di dalamnya terkandung nilai penting bagi sejarah, ilmu pengetahuan, pendidikan, agama, dan/atau kebudayaan”, tutur beliau yang juga menjabat sebagai Kapokja Dokumentasi dan Publikasi Balai Pelestarian Cagar Budaya D.I. Yogyakarta. Kemudian acara dilanjutkan lagi dengan pemutaran film Riwayat Pemugaran Kompleks Candi Prambanan.

Narasumber BPCB D.I. Yogyakarta, Drs Ign. Eka Hadiyanta, M.A., memberikan ceramah singkat mengenai potensi cagar budaya yang ada di D.I. Yogyakarta (Foto dok. BPCB D.I. Yogyakarta)
Narasumber BPCB D.I. Yogyakarta, Drs Ign. Eka Hadiyanta, M.A., saat memberikan ceramah singkat tentang potensi cagar budaya yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta  (Foto dok. BPCB D.I. Yogyakarta)

       Seusai menyimak penjelasan mengenai potensi cagar budaya yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta dan menyaksikan film cagar budaya dengan serius, para penonton bioskop keliling kemudian dihibur dengan penampilan duo pelawak dari Angkringan TVRI, Drs. KRT. Stefanus Prigel Siswanto, M.Hum., dan Drs. Wira Adritama, atau yang sering dikenal dengan nama panggung Dalijo dan Prawiro. Dua Komedian itu juga memberikan hadiah berupa buku-buku terbitan Balai Pelestarian Cagar Budaya D.I. Yogyakarta  kepada penonton yang bisa menjawab pertanyaan yang terkait dengan  isi materi yang disampaikan narasumber dan film yang telah  disajikan. Acara ditutup dengan menyuguhkan film berjudul “1: 1000”, film ini mengajarkan kita untuk  senantiasa menjunjung tinggi kejujuran.

 

Penampilan Dalijo dan Prawiro, Duo Pelawak Angkringan TVRI saat menghibur penonton bioskop keliling (Foto dok. BPCB D.I. Yogyakarta)
Penampilan Dalijo dan Prawiro, Duo Pelawak Angkringan TVRI saat menghibur penonton bioskop keliling (Foto dok. BPCB D.I. Yogyakarta)

 

Pemberian hadiah berupa buku terbitan BPCB D.I. Yogyakarta kepada para penonton yang berhasil menjawab pertanyaan seputar cagar budaya (Foto dok. BPCB D.I. Yogyakarta)
Pemberian hadiah  kepada para penonton yang berhasil menjawab pertanyaan   seputar cagar budaya (Foto dok. BPCB D.I. Yogyakarta)

 

Pemberian buku terbitan BPCB D.I. Yogyakarta untuk perpustakaan MAN 2 Wates yang diwakili oleh Anita Isdarmini, S.Pd., M.Hum.,Kepala Sekolah MAN 2 Wates (Foto dok. BPCB D.I. Yogyakarta)
Pemberian buku terbitan BPCB D.I. Yogyakarta untuk perpustakaan MAN 2 Wates  yang diwakili oleh Anita Isdarmini, S.Pd., M.Hum.,Kepala Sekolah MAN 2 Wates   (Foto dok. BPCB D.I. Yogyakarta)

         Kegiatan sosialisasi cagar budaya yang dikemas dalam bentuk “nonton bareng” ini secara keseluruhan mendapat sambutan hangat dari pelajar dan masyarakat.  Hal tersebut tercermin dari antusiasme mereka dalam mengikuti rangkaian acara pemutaran bioskop keliling, mulai dari mendengarkan ceramah singkat dari narasumber, menyaksikan film dan penampilan pelawak, serta bersemangat mengikuti kuis berhadiah buku yang telah disajikan tim bioskop keliling Balai Pelestarian Cagar Budaya D.I. Yogyakarta. (Ferry)