cagar budaya

Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya dalam Pasal 1 menyebutkan bahwa Cagar Budaya adalah Warisan Budaya bersifat kebendaan berupa Benda Cagar Budaya, Bangunan Cagar Budaya, Struktur Cagar Budaya, Situs Cagar Budaya, dan Kawasan Cagar Budaya di darat dan/di air yang perlu dilestarikan keberadaannya karena memiliki nilai penting bagi sejarah, ilmu pengetahuan, pendidikan, agama, dan/atau kebudayaan melalui proses penetapan.

Balai Pelestarian Cagar Budaya telah melakukan inventarisasi terhadap cagar budaya yang ada di wilayah kerja, yakni Provinsi Sumatera Barat, Riau dan Kepulauan Riau.

Sumber: Laporan Hasil Pemutakhiran Data Cagar Budaya Tidak Bergerak di Wilayah Kerja Balai Pelestarian Cagar Budaya Sumatera Barat Tahun 2017.