Bukan hanya Kita, Manusia Purba pun Mengenal Arti Rumah!!

0
156
DCIM100MEDIADJI_0247.JPG

Situs Cagar Budaya Paroto dengan luas ± 372 Ha ini terletak di Desa Paroto, Kecamatan Lilirilau, Soppeng.  Situs ini dipilih oleh manusia purba untuk hidup dan mencari makan sejak 200.000 tahun yang lalu. Manusia modern yang hidup setelahnya pun memilih situs ini sebagai rumah mereka untuk menetap. 

Lantas, Apa buktinya? Temuan bervariasi dari manusia purba seperti alat batu yang ditemukan di Situs Paroto. Alat batu mulai dari ukuran besar dan sedang dengan teknologi pembuatan yang kasar hingga alat batu Toala dengan ukuran kecil dan menunjukkan teknologi penyerpihan yang lebih cermat. Yang unik, tinggalan dari manusia modern setelahnya pun ditemukan disini, seperti batu lumpang, batu dakon, keramik, dan tembikar memungkinkan adanya kesinambungan budaya dari masa batu tua (paleolitik), batu madya (mesolitik), dan batu muda (neolitik). Manusia purba dan manusia modern menempati Situs Paroto sebegai ”rumahnya” dalam kurun waktu yang berbeda. 

*tulisan ini telah dipublikasikan pada Pameran Misteri Lembah Walennae, di Halaman Villa Yuliana, Kabupaten Soppeng, Agustus 2019

TINGGALKAN KOMENTAR