Persiapan Pelaksanaan Konservasi Keraton Sambas

BPCB Kalimantan Timur mengadakan kegiatan persiapan untuk Pelaksanaan Konservasi Keraton Sambas pada tanggal 17 s.d 24 Oktober 2017 di Keraton Sambas, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. Kegiatan ini diikuti oleh 4 orang yang terdiri dari 2 orang staf BPCB Kalimantan Timur, Juru pelihara (Jupel) Keraton Sambas, dan 1 orang Staf Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sambas. Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk memperbaiki kerusakan dan pelapukan Keraton Sambas.

Hasil persiapan konservasi Keraton Sambas adalah sebagai berikut.

  1. Koordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sambas untuk menyampaikan maksud kegiatan yaitu melakukan kegiatan Persiapan Pelaksanaan Konservasi Keraton Sambas selama 8 hari sebagai tindak lanjut dari kegiatan Monitoring dan Evaluasi Keterawatan pada bulan Februari tahun 2017. Selain itu, tim bersama staf Dinas Kebudayaan Kabupaten Sambas bertemu Jupel Keraton Sambas untuk persiapan pelaksanaan konservasi.
Koordinasi dengan Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sambas

 

Koordinasi dengan beberapa Juru Pelihara Kab. Sambas

2. Mencari tenaga tukang untuk membicarakan tentang bahan, teknik pekerjaan dan upah pekerjaan konservasi. Selanjutnya, tim bersama kepala tukang, jupel dan staf Dinas Kebudayaan melakukan pengecekan bahan sirap yang telah dikirim dari Kalimantan Selatan.

3. Melakukan pengecekan kualitas dan kuantitas bahan yang telah datang, pengukuran titik-titik kerusakan bersama jupel, kepala tukang, dan pekerja di bagian atap Keraton Sambas, pendokumentasian sebelum dilakukan pembongkaran dan pengamatan pekerjaan pembongkaran bagian atap.

Bahan Kayu Sirap yang Sudah Datang
Pengukuran Kerusakan Talang Air Sebelum Dilakukan Perbaikan
Persiapan Berupa Pembuatan Tangga dan Perancah

4. Melakukan survey bahan kayu, talang dan bahan lainnya, kemudian melakukan pengamatan pelaksanaan kegiatan pembongkaran dan pemasangan atap sirap Keraton Sambas.

Pendokumentasian Sebelum Pembongkaran Atap

5. Konservasi yang dilakukan yaitu pembersihan bagian atap dari alga, rayap, dan hewan pengganggu (kelelawar), penggantian atap yang mengalami kerusakan (bocor), pergantian reng yang telah lapuk, penggantian dan pengecatan seng, penggantian perabung, penggantian plafon yang rusak, pemasangan jaring kawat pada bagian bubungan atap, penggantian talang air, dan pengecatan plafon.

Pembongkaran Atap

Pemasangan Sirap

 

Leave a Reply