Kawasan Karst Sangkulirang Mangkalihat di Kalimantan Timur beberapa waktu lalu dihadirkan dalam ruangan. Hunian manusia purba tersebut dipamerkan dalam pameran yang diadakan di Sanggatta, Kutai Timur. Isi goa maupun benda lain yang terkait dialihkan ke dalam goa. Ada alat tulang, cangkang, perhiasan dan fragmen gerabah. Selama sepekan warga Sangatta terutama pelajar antusias memperhatikan benda peninggalan masa lalu itu. Selain itu ada juga beberapa permainan menarik seputar kawasan karst seperti peyusunan puzzle, membuat dan mewarnai binatang serta menyusun pecahan gerabah agar utuh kembali. Widya Nayati, arkeolog dari UGM dan juga ketua panitia memberikan informasi seputar manusia purba yang hidup di goa-goa Sangkulirang. Ia juga menceritakan mengenai lukisan dinding seperti gambar binatang, orang, kapal hingga cap tangan yang dibuat dengan cara melukis atau menggores. Kawasan karst yang berada di Kaltim mempunyai peluang menjadi warisan dunia. Karst Sangkulirang memiliki luas sekitar 1,87 juta hektar yang tersusun atas batu gamping yang merupakan penyimpan air. Ekspedisi 2004 oleh TNC dan LIPI mengidentifikasi 120 jenis burung, 200 spesies serangga, 400 vegetasi dan 50 spesies ikan.

 

img-130135530-0011 img-130135530-0012