Jamasan Gong Kyai Pradah 

0
2250

Jamasan Gong Kyai Pradah merupakan salah satu warisan budaya turun temurun yang ada di Kecamatan Sutojayan Kabupaten Blitar. Tradisi memandikan benda pusaka berupa sebuah gong dengan menggunakan air kembang setaman ini selalu menjadi daya tarik tersendiri bagi ribuan orang kebanyakan yang datang yaitu dari luar kota Lodoyo untuk ngalap (meminta) berkah. Mereka percaya meskipun pada saat upacara, dagangan tidak banyak terjual, tetapi setelah upacara berakhir, dagangan akan mudah terjual.

Ritual budaya ini rutin digelar dua kali dalam setahun yakni setiap 1 syawal dan Rabiul awal bertepatan dengan Maulid Nabi Muhamad SAW. Upacara siraman Kyai Pradah yang dimaksudkan sebagai sarana memohon berkah kepada kekuatan gaib atau roh leluhur yang ada di dalam Kyai Pradah. Mereka percaya bahwa air bekas siraman Kyai Pradah dapat menyembuhkan berbagai penyakit dan membuat awet muda. Di samping itu saat upacara merupakan saat paling baik untuk membeli alat-alat pertanian karena dengan memakai alat yang dibeli saat upacara akan mendatangkan kesuburan dan tanaman akan terbebas dari hama. , masyarakat di sekitar juga menganggap siraman ini juga sebagai sarana memohon turun hujan.

Tradisi Siraman Gong Kyai Pradah ini ditetapkan menjadi satu di antara Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Tahun 2016 dan 2017. (deasy ardhini)