Kumpulan Kata-kata Para Ujung Tombak Pelestarian Cagar Budaya

0
178

Balai Pelestarian Cagar Budaya Jawa Tengah merupakan Unit Pelaksana Teksnis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang mempunyai tugas dalam pelestarian Cagar Budaya di Wilayah Jawa Tengah. Banyak pekerjaan yang harus dilaksanakan oleh BPCB Jateng dalam pelaksanaan tugasnya yaitu pelindungan, pengembangan dan pemanfaatan.

Sebagian besar tugas yang memerlukan banyak waktu dan banyak tenaga adalah dalam hal pelindungan. Sebagai contoh tugas bidang pelindungan ini adalah pemeliharaan dan pemugaran candi. Dikedua bidang pekerjaan ini tentu saja membutuhkan sumber daya manusia yang sangat spesifik dan terampil antara lain para juru pugar dan juru pelihara. Bahkan juru pugar dan juru pelihara ini menjadi ujung tombak dalam pelestarian cagar budaya khususnya bangunan candi.

Tentunya banyak suka dan duka yang terungkap dan belum terungkap dari para juru pugar dan juru pelihara ini. Dari sekian banyak juru pugar dan juru pelihara ini, sebagian besar memiliki kesan dan idealisme sendiri dalam melaksanakan pekerjaanya. Beberapa kesan dan idelaisme dari mereka sempat terekam melalui perkataan mereka sehari-hari ketika berkomunikasi. Berikut diantaranya.

Jika candi ini bersih, saya senang sekali, rasannya seperti menikah lagi” Eko Juru Pelihara Candi Sewu

Bukan kita yang mengajari batu, tapi batulah yang mengajari kita” Restu Pencari Batu

Terkadang batu yang saya cari sulit ditemukan, kemudian saya bisanya ber-nadzar akan menraktirkan teman-temannya jika kelak batu itu ditemukan” Iswanto Pencari Batu

Saat saya di tugaskan di daerah yang jauh dari rumah, saya tidak menjadikannya berat, saya siap dan menerima keputusan yang telah di tetapkan oleh pimpinan, saya narima ing pandum”.  Agus Kuncoro Pencari Batu

” Pekerjaan mencari batu membutuhkan kempuan fisik kuat dan pikiran yang prima, saya sering meminum Cerebrofit setelah melihat iklan di televisi” Supardji Pencari Batu

(Bersambung)

TINGGALKAN KOMENTAR