Hari Warisan Dunia, Kenapa Harus Diperingati

0
78

Klaten-BPCB Jateng Setiap tanggal 18 April kita di seluruh dunia memperingati hari warisan dunia. Balai Pelestarian Cagar Budaya Jawa Tengah memperingati hari warisan dengan beberapa kegiatan di Kawasan Warisan Dunia Prambanan seperti “Ayo jalan-lalan keliling warisan dunia” dan “Belajar memugar dan konservasi candi”. Kegiatan ini dilaksanakan mulai tanggal 16-17 April 2019. Para peserta sangat antusias terbukti melalui pertanyaan-pertanyaan mereka.

Unesco menetapkan Kawasan Prambanan sebagai warisan dunia sebenarnya dalam rangka untuk menjamin kelestariannya dan bukan semata-mata sebagai promosi pariwisata. Ada beberapa “kewajiban” yang melekat ketika suatu kawasan situs cagar budaya ditetapkan sebagai warisan dunia yang harus dipahami bersama terutama oleh pemangku kepentingan sebagai pengelola sebuah warisan dunia. “Kewajiban” yang sangat penting adalah mempertahankan outstanding universal values yang ada di warisan dunia tersebut agar tidak rusak atau tercemar. Tentunya akan banyak aspek yang harus diperhatikan untuk melaksanakan “kewajiban” ini antara lain pelestarian fisik, pemanfaatan saat ini, atmosfer, dan pelestarian setting sebagai pendukung fisik warisan.

Hari warisan dunia ditetapkan pertama kali oleh ICOMOS (International Council on Monuments and Sites) sebagai hari situs dan monumen pada tahun 1982.   Unesco kemudian menetapkan pada sidang ke -22 tahun 1983. Hari warisan dunia ditetapkan dalam rangka memberikan kesempatan untuk peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya warisan dunia serta semangat untuk melindungi dan melestarikan sekaligus memahami nilai luhurnya. Selamat melestarikan warisan dunia.

TINGGALKAN KOMENTAR