Candi Patok di Situs Candi Plaosan

0
664

Situs Candi Plaosan merupakan candi Buddha yang dibangun sekitar abad ke IX-X terdiri dari beberapa bangunan/struktur. Selain dua candi utama, Candi Plaosan juga terdiri dari Candi Perwara Stupa dan Candi Perwara. Selain Candi-candi tersebut juga terdapat Candi Patok.

Candi Patok merupakan bangunan bujur sangkar yang terletak di sudut-sudut pagar Candi Plaosan. Candi Patok merupakan bangunan yang tidak berongga. Bangunan ini berukuran 2.89 m x 2.90 m dengan tinggi 4.48 m.

Candi Patok terdiri dari beberapa bagian yaitu pondasi, tubuh, dan atap. Candi ini tidak memiliki kaki yang umumnya diwujudkan dalam bentuk perbingkaian. Tubuh candi berdiri diatas pondasi yang diawali dengan ban bawah. Diatasnya terdapat perbingkaian bawah yang terdiri dari sisi genta, pelipit setengah lingkaran, dan pelipit mendatar. Bidang dinding hanya terdapat hiasan pilaster pada masing-masing sudutnya. Perbingkaian atas tubuh terdiri atas pelipit mendatar dua lapis, pelipit rata, dan diakhiri dengan ban atas tubuh.

Secara umum atap Candi Patok mirip dengan gapura dan Candi Perwara. Setelah ban bawah atap diatasnya terdapat sisi genta yang dihias degan 16 antefik. Lebih tinggi dari itu merupakan dataran yang menjadi dasar dari menara-menara atap.

Tembok pagar yang menghubungkan Candi Patok dan gapura dipasang tidak dengan ditempelkan, melainkan menjadi satu kesatuan. Artinya bahwa batu pagar dan batu candi patok aadalah satu batu sehingga tidak dapat dipisahkan.

Variasi banguan di Candi Plaosan dapat menggambarkan bahwa nenek moyang bangsa Indonesia mempunyai perencanaan sangat matang ketika membangun candi. Dalam satu kompleks terdapat banyak variasi bangunan yang tentunya melalui rencana gambar yang matang. Perencanaan ini bukan saja menjadi sangat indah dan megah tetapi juga memenuhi sebuah konsep yang detail tentang tempat peribadatan masa lalu.

Sumber: Laporan Purna Pugar Candi Plaosan Lor, Balai Pelestarian Cagar Budaya Jawa Tengah.

Foto: Pinto

TINGGALKAN KOMENTAR