Bahan-Bahan Yang Sering Digunakan Pada Masa Klasik Untuk Membuat Arca

0
2512

Benda cagar budaya yang ditemukan di Jawa Tengah sangat beragam. Benda cagar budaya ini banyak disimpan dan menjadi koleksi Kantor Balai Pelestarian Cagar Budaya Jawa Tengah dan juga di rumah-rumah penyimpanan yang tersebar di kabupaten-kabupaten di Jawa Tengah. Jika diamati, artefak-artefak ini sebagian besar merupakan arca dari masa klasik. Arca dibuat dari berbagai bahan dengan kualitas terbaik. Terdapat bahan -bahan yang sampai sekarang masih bertahan. Berikut adalah bahan -bahan tersebut:

Batu Andesit

Arca dari bahan batu mendomimasi temuan di Jawa Tengah. Batu yang sering digunakan untuk membuat arca adalah batu andesit. Batu andesit adalah batu yang merupakan hasil dari aktivitas gunung berapi. Terdapat beberapa gunung berapi di Jawa Tengah antara lain Gunung Merapi, Gunung Lawu dan Gunung Merbabu.

Batu Putih (limestone)

Berdasarkan temuan Balai Pelestarian Cagar Budaya Jawa Tengah, arca-arca juga dibuat dari batu putih. Arca-arca yang terbuat dari batu putih ini juga dapat menunjukkan bahwa arca tersebut berasal dari daerah pinggiran. Sumber bahan ini diperoleh dari Pegunungan Seribu yang letaknya dibagian Tenggara Jawa Tengah.

Logam

Jenis logam yang digunakan unk membuat arca adalah emas, perak, dan perunggu. Pemilihan jenis logam ini berkaitan dengan kedudukan dan makna simbolis dari logam bersangkutan. Logam emas mempunyai kedudukan yang paling tinggi diikuti dengan perak dan perunggu. Emas merupakan simbol kemenangan, superioritas dan ilmu pengetahuan. Perak merupakan simbol kekuatan dan kemenangan. Perunggu adalah simbol kesejahteraan.

Dari ketiga bahan diatas sebenarnya arca juga terbuat dari bahan lain seperti kertas, tahan liat, kayu permata, batu dan bunga-bunga yang harum. Beberapa arca tanah liat menghuni ruang koleksi Balai Pelestarian Cagar Budaya Jawa Tengah selebihnya untuk arca-arca bahan laiin tidak ditemukan di Jawa Tengah.

TINGGALKAN KOMENTAR