Jere Bintauna terletak di Desa Bintauna, Kecamatan Bintauna, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Provinsi Sulawesi Utara.  Secara astronomi keletakan situs berada pada 0°48’14.52″ LU dan 123°38’10.45″ BT dengan ketinggian 19 mdpl.

Jere dalam bahasa lokal berarti makam/kubur, menurut masyarakat setempat Jere Bintaunan merupakan lokasi makam raja dari kerajaan Bintauna. Terdapat 4 buah makam di Jere Bintauna. Makam I diperkirakan merupakan makam raja karena  memiliki ukuran paling besar yakni makam raja Bintauna, makam II yang berada di tengah diperkirakan merupakan makam permaisuri raja, dan makam III dan IV berdasarkan informasi yang diperoleh adalah makam ibu pendeta dan bapak pendeta.

Makam I memiliki bentuk yang persegi panjang dan berundak tiga yang terbuat dari susunan batu kerikil berspesi pasir, semen dan kapur. Bagian puncak dibuat meruncing menyerupai atap rumah (pelana). Undakan pertama dibagian dasar berukuran panjang 3 meter dan lebar 2, 15 meter. Undakan kedua memiliki ukuran panjang 2,6 meter dan lebar 1,7 meter. Undakan ketiga berukuran panjang 1,85 meter dan lebar 1 meter, tinggi 0,4 meter. Orientasi makam menghadap timur-barat.

Berbeda dari bentuk makam I, makam II memiliki bentuk persegia panjang dengan bagian menonjol pada keempat sisinya serta di tengahnya terdapat batu bulat lonjong yang terbuat dari susunan batu kerikil berspesi pasir, semen dan kapur. Pada bagian yang berbentuk persegi panjang  ukuran panjang 2,6 meter dan lebar 1,5 meter dan tinggi setiap sudutnya 0,5 meter.

Makam III dan IV memiliki bentuk yang sama dengan makam II. Bentuknya persegi panjang dengan bagian menonjol pada keempat sisinya dan terdapat batu bulat lonjong ditengahnya. terbuat dari susunan batu kerikil berspesi pasir, semen dan kapur. Pada bagian yang berbentuk persegi panjang dengan ukuran panjang antara 2,4 – 2,7 meter, lebar antara 1,2 – 1,3  dan tinggi setiap sudutnya 0,45 – 0,50 meter.

TINGGALKAN KOMENTAR