APRESIASI BPCB Gorontalo kepada Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado

0
1191

Manado, Pihak Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado melakukan upaya pelestarian Cagar Budaya Kolonial yaitu Bunker dan Veilbox yang terletak di areal Bandara Sam Ratulangi. Pelestarian yang dilaksanakan lewat penataan lingkungan sekitar Bungker dan Veilbox.

Penataan lingkungan ini di awali dengan kunjungan ke PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado oleh Bapak Saiful Mujahid, SH selaku Kepala BPCB Gorontalo beserta Tim Pendampingan dari Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Gorontalo Wilayah Kerja Provinsi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah dan Gorontalo, pada hari Rabu, 22 Oktober 2014 lalu, yang didampingi oleh pihak PT Angkasa Pura I Bandara Sam Ratulangi Manado. Kunjungan ini berkaitan dengan surat dari PT Angkasa Pura untuk melakukan penelitian terhadap tinggalan Bungker dan Veilbox yang ada di Areal inti Bandara Sam Ratulangi Manado.

Bunker Sam Ratulangi
Tampak Lingkungan yang Telah ditata (kiri) dan Kunjungan yang dilaksanakan oleh BPCB Sulutenggo sebelum penataan

Penataan Lingkungan Cagar Budaya Bungker dan Veilbox yang telah dilaksanakan oleh PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, dilaksanakan atas dasar Pelestarian dengan tujuan agar Bangunan Cagar Budaya ini nantinya dapat dimanfaatkan dan menjadi tempat pembelajaran bagi siswa/mahasiswa, mendapat apresiasi dari Bapak Saiful Mujahid, SH selaku kepala BPCB Gorontalo. “Kami sangat mengapresiasi dan berterimakasih terhadap upaya pelestarian yang telah dikakukan oleh Pihak Bandara, dan dengan waktu dekat kami akan bertemu dengan pihak bandara” ujarnya.

Diharapkan dengan telah terwujudnya upaya pelestarian Cagar Budaya yang dilaksanakan oleh PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado menjadi motivasi kepada semua pihak untuk selalu melestariakan Cagar Budaya. (romi)