You are currently viewing Inventarisasi di Situs Pura Agung Kentel Gumi (Bagian 2)

Inventarisasi di Situs Pura Agung Kentel Gumi (Bagian 2)


POKJA REGISTRASI DAN DOKUMENTASI

BALAI PELESTARIAN CAGAR BUDAYA BALI


Secara administratif Dengan Pura Kentel Gumi kurang lebih 43 Km dari kota Denpasar, 6 km dari kota Semarapura, 1 km dari kota Kecamatan Banjarangkan. Tepatnya di Banjar Tusan Kawan, Desa Pakraman Tusan, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung. Secara astronomi Pura Kentel Gumi ini terletak pada kordinat 50 L 0324283, 9056147 UTM, dengan batas-batas:

  • Utara : Pemukiman Penduduk
  • Timur : Pemukiman Penduduk
  • Selatan : Pemukiman dan Sekolah Dasar
  • Barat : Jalan raya Menuju Kota Klungkung

Benda Cagar Budaya di Pura Agung Kentel Gumi

Lanjutan……

  • Arca Perwujudan
  • No Inventaris : 1/14-05/BB/21

  • Bahan : Batu Padas
  • Warna : abu-abu
  • Ukuran
    • Tinggi : 42 cm
    • Lebar : 10,5 cm
    • Tebal : 10 cm
  • Periodesasi : Bali Kuna (abad XI – XIII)
  • Kondisi : tidak utuh, aus
  • Justifikasi : arca berdiri tegak samabangga diatas lapik setengah lingkaran dengan sandaran (stela) polos. Memakai mahkota, hiasan telinga (simping) seperti rambut yang terurai, anting (kundala), bentuk muka persegi, alis mata tipis, mata tertutup, hidung pesek, bibir tipis, terlihat dua guratan pada leher. Memakai kalung (hara), ikat perut (udarabandha), gelang lengan (keyura), gelang tangan (kankana) dengan sikap tangan didepan perut dan kesepuluh jari disatukan seperti membentuk kencup, ujung-ujung jari mengarah ke atas (dada tengah), memakai kain, selendang (sampur) teruntai di sebelah kanan kiri pinggang arca sampai kaki, dan memakai hiasan urudama teruntai di depan paha dengan motif hias suluran dan tumpal segitiga terbalik.

 

  • Fragmen Arca Perwujudan
  • No Inventaris : 1/14-05/BB/22

  • Bahan : Batu Padas
  • Warna : abu-abu
  • Ukuran
    • Tinggi : 22 cm
    • Lebar : 12 cm
    • Tebal : 9,5 cm
  • Periodesasi : Bali Kuna (abad XI – XIII)
  • Kondisi : tidak utuh, aus
  • Justifikasi : fragmen arca dari bagian pinggang sampai kaki, kondisi arca sagat tidak memungkinkan untuk didentifikasi, hanya motif kain garis vertikal terlihat tipis.

 

  • Fragmen Arca Perwujudan
  • No Inventaris : 1/14-05/BB/23

  • Bahan : Batu Padas
  • Warna : abu-abu
  • Ukuran
    • Tinggi : 20 cm
    • Lebar : 16 cm
    • Tebal : 10 cm
  • Periodesasi : Bali Kuna (abad XI – XIII)
  • Kondisi : tidak utuh, aus
  • Justifikasi : fragmen arca dari bagian pinggang sampai kaki, kondisi arca sagat tidak memungkinkan untuk diidentifikasi.

 

  • Fragmen Arca Perwujudan
  • No Inventaris : 1/14-05/BB/24

  • Bahan : Batu Padas
  • Warna : abu-abu
  • Ukuran
    • Tinggi : 23 cm
    • Lebar : 16 cm
    • Tebal : 11 cm
  • Periodesasi : Bali Kuna (abad XI – XIII)
  • Kondisi : tidak utuh, aus
  • Justifikasi : fragmen arca dari bagian pinggang sampai kepala, kondisi sangat aus, terlihat beberapa bekas seperti mengenakan anting-anting (kundala), dan mahkota.

 

  • Fragmen Arca Perwujudan
  • No Inventaris : 1/14-05/BB/25

  • Bahan : Batu Padas
  • Warna : abu-abu
  • Ukuran
    • Tinggi             : 18 cm
    • Lebar             : 15 cm
    • Tebal             : 11 cm
  • Periodesasi : Bali Kuna (abad XI – XIII)
  • Kondisi : tidak utuh
  • Justifikasi : fragmen arca dari bagian pinggul sampai ke kaki, terlihat berdiri diatas lapik setengah lingkaran, memakai kain motif geometris garis vertikal, sampur.

 

  • Fragmen Arca Perwujudan
  • No Inventaris : 1/14-05/BB/26

  • Bahan : Batu Padas
  • Warna : abu-abu
  • Ukuran
    • Tinggi : 31 cm
    • Lebar : 15 cm
    • Tebal : 10 cm
  • Periodesasi : Bali Kuna (abad XI – XIII)
  • Kondisi : tidak utuh, aus
  • Justifikasi : fragmen arca perwujudan bagian kepala hilang (patah), sikap arca kaku berdiri samabangga, sikap tangan di depan perut, bagian dada dan tangan aus. terlihat memakai kain dengan motif geometris garis vertikal.

 

  • Arca Perwujudan
  • No Inventaris : 1/14-05/BB/27

  • Bahan : Batu Padas
  • Warna : abu-abu
  • Ukuran
    • Tinggi : 40 cm
    • Lebar : 13,5 cm
    • Tebal : 12 cm
  • Periodesasi : Bali Kuna (abad XI – XIII)
  • Kondisi : aus
  • Justifikasi : sikap arca berdiri samabanggha di atas lapik stengah lingkaran dengan sandaran polos. terlihat sikap tangan dhyanamudra di depan perut, memakai kain dengan uncal didepannya.

 

  • Arca Perwujudan
  • No Inventaris : 1/14-05/BB/28

  • Bahan : Batu Padas
  • Warna : abu-abu
  • Ukuran
    • Tinggi :  44 cm
    • Lebar :  16 cm
    • Tebal : 12 cm
  • Periodesasi : Bali Kuna (abad XI – XIII)
  • Kondisi : aus
  • Justifikasi : sikap araca berdiri samabanggha diatas lapik segi empat polos dengan sadaran polos. Memakai mahkota padma, hiasan telingan (simping), anting (kundala), kalung (hara), gelang lengan (keyura), gelang tangan (hara) tetapi pergelangan tangan patah. Memakai kain berlapis tiga dengan motif garis geometris, dan uncal.

 

  • Arca Perwujudan
  • No Inventaris : 1/14-05/BB/29

  • Bahan : Batu Padas
  • Warna : abu-abu
  • Ukuran
    • Tinggi : 44 cm
    • Lebar : 16 cm
    • Tebal : 12 cm
  • Periodesasi : Bali Kuna (abad XI – XIII)
  • Kondisi : aus
  • Justifikasi : sikap arca berdiri samabangga diatas lapik dengan sandaran (stela) polos dan bagian ujung lapik kanan atas patah, bagian muka, kepala, badan  aus, bagian tangan dan kaki patah.

 

  • Fragmen Arca Perwujudan
  • No Inventaris : 1/14-05/BB/30

  • Bahan : Batu Padas
  • Warna : abu-abu
  • Ukuran
    • Tinggi : 19 cm
    • Lebar : 16,5 cm
    • Tebal : 30 cm
  • Periodesasi : Bali Kuna (abad XI – XIII)
  • Kondisi : tidak utuh
  • Justifikasi : yang tersisa hanya bagian kaki arca, terlihat berdiri diatas lapik segi empat dengan memakai kain.

 

  • Arca Jongkok
  • No Inventaris : 1/14-05/BB/31

  • Bahan : Batu Padas
  • Warna : abu-abu
  • Ukuran
    • Tinggi : 25 cm
    • Lebar : 17 cm
    • Tebal : 17 cm
  • Periodesasi : Bali Kuna (abad XI – XIII)
  • Kondisi : aus
  • Justifikasi : kepala aus, jaru tangan aus, sikap arca duduk dengan kaki disilangkan, kaki kanan di depan kaki kiri. diantara silangan kaki terdapat lubang yang tembus dari belakang sampai kedepan. ada kemungkinan arca ini merupakan arca pancoran.

 

  • Fragmen Arca Jongkok
  • No Inventaris : 1/14-05/BB/32

  • Bahan : Batu Padas
  • Warna : abu-abu
  • Ukuran
    • Tinggi : 31 cm
    • Lebar : 20 cm
    • Tebal : 17 cm
  • Periodesasi : Bali Kuna (abad XI – XIII)
  • Kondisi : aus
  • Justifikasi : sikap arca jongkok, tanpa kepala, tangan patah, perut buncit, memakai kain di lilitkan dibagian pinggang tanpa motif (polos).

 

  • Arca Perwujudan
  • No Inventaris : 1/14-05/BB/33

  • Bahan : Batu Padas
  • Warna : abu-abu
  • Ukuran
    • Tinggi :  44 cm
    • Lebar : 15 cm
    • Tebal : 13 cm
  • Periodesasi : Bali Kuna (abad XI – XIII)
  • Kondisi : aus
  • Justifikasi : sikap arca berdiri tegak samabangga di atas lapik setengah lingkaran dengan sandaran (stela) polos bagian atas patah, sikap tangan dhyanamudra. muka aus, terlihat memakai mahkota, hiasan telinga (simping), anting-anting (kundala), kalung (hara), ikat perut (udarabhanda), gelang lengan (keyura), gelang tangan (kankana). memakai kain motif garis dengan tiga lipatan.

 

  • Arca Perwujudan
  • No Inventaris : 1/14-05/BB/34

  • Bahan : Batu Padas
  • Warna : abu-abu
  • Ukuran
    • Tinggi : 39 cm
    • Lebar : 16,5 cm
    • Tebal : 14 cm
  • Periodesasi : Bali Kuna (abad XI – XIII)
  • Kondisi : patah. aus
  • Justifikasi : sikap arca berdiri tegak samabangga diatas lapik (bagian kanan patah) dengan sandaran (stela) polos. bagian kepala aus, sikap tangan dhyanamudra, terlihat memakai kain motif garis vertikal, dan selendang di samping kanan kiri arca bermotif garis.

 

  • Arca Perwujudan
  • No Inventaris : 1/14-05/BB/35

  • Bahan : Batu Padas
  • Warna : abu-abu
  • Ukuran
    • Tinggi : 44 cm
    • Lebar : 15 cm
    • Tebal : 11 cm
  • Periodesasi : Bali Kuna (abad XI – XIII)
  • Kondisi : aus
  • Justifikasi : sikap arca berdiri tegak samabangga diatas lapik setengah lingkaran dan sandaran (stela) polos. Kondisi sangat aus, terlihat sikap tangan di arahkan ke depan perut seperti dhyanamudra.

 

  • Arca Ganesha
  • No Inventaris : 1/14-05/BB/36

  • Bahan : Batu Padas
  • Warna : abu-abu
  • Ukuran
    • Tinggi : 64 cm
    • Lebar : 32 cm
    • Tebal : 30 cm
  • Periodesasi : Bali Kuna (abad XI – XIII)
  • Kondisi : aus
  • Justifikasi : sikap arca duduk, telapak kaki saling bertemu, di atas lapik bunga padma setengah lingkaran dengan sandaran (stela), bagian lutut sampai kaki dan lapik depan aus. Memakai mahkota (kiritamakuta) dengan sinar kedewataan (prabha), telinga lebar dengan hiasan (simping), muka aus, belalai patah. Bertangan empat, dua tangan belakang membawa laksana seperti tangan kiri belakang membawa genitri (tasbih), tangan belakang kanan membawa kapak (parasu), ke dua tangan depan patah, memakai gelang lengan (keyura) motif bulat polos, gelang tangan (kankana) motif bulat polos seperti bentuk genitri. Badan gemuk, perut buncit memakai upawita polos dari bahu kanan menyilang didepan badan sampai pinggang sebelah kanan. Terlihat memakai kain dari pinggang sampai mata kaki bersusun dua dengan motif garis vertikal, memakai selendang (sampur) motif garis.

 

  • Arca Perwujudan
  • No Inventaris : 1/14-05/BB/37

  • Bahan : Batu Padas
  • Warna : abu-abu
  • Ukuran
    • Tinggi : 51 cm
    • Lebar : 16 cm
    • Tebal : 13 cm
  • Periodesasi : Bali Kuna (abad XI – XIII)
  • Kondisi : aus
  • Justifikasi : sikap arca berdiri tegak samabangga diatas lapik dengan sandaran polos (bagian pojok kanan patah). Bentuk muka persegi agak lonjong (aus), terdapat guratan di bagian leher. Terlihat mengenakan mahkota, hiasan telinga (simping), anting (kundala). Sikap tangan terlihat seperti dhyanamudra (sudah patah), memakai gelang lengan (keyura), gelang tangan (kankana), kalung (hara), ikat perut (udarabandha). Memakai kain dengan tiga lipatan (motif kain aus), selendang (sampur), dan uncal (aus).

 

  • Arca Perwujudan
  • No Inventaris : 1/14-05/BB/38

  • Bahan : Batu Padas
  • Warna : abu-abu
  • Ukuran
    • Tinggi : 51 cm
    • Lebar : 16 cm
    • Tebal : 13 cm
  • Periodesasi : Bali Kuna (abad XI – XIII)
  • Kondisi : utuh
  • Justifikasi : arca berdiri tegak samabangga diatas lapik setengah lingkaran dengan sandaran (stela) polos. Memakai mahkota, hiasan telinga (simping) seperti rambut yang terurai, anting (kundala), bentuk muka persegi, bagian bibir dan hidung aus. Memakai kalung (hara), ikat perut (udarabandha), gelang lengan (keyura), gelang tangan (kankana) dengan sikap tangan didepan perut dan kesepuluh jari disatukan seperti membentuk kencup, ujung-ujung jari mengarah ke atas (dada tengah), memakai kain, selendang (sampur) teruntai di sebelah kanan kiri pinggang arca sampai kaki, dan memakai hiasan urudama teruntai di depan paha dengan motif hias suluran dan tumpal segitiga terbalik.

 

  • Arca Perwujudan
  • No Inventaris : 1/14-05/BB/39

  • Bahan : Batu Padas
  • Warna : abu-abu
  • Ukuran
    • Tinggi : 47 cm
    • Lebar : 15 cm
    • Tebal : 12 cm
  • Periodesasi : Bali Kuna (abad XI – XIII)
  • Kondisi : aus
  • Justifikasi : arca berdiri samabangga diatas lapik dengan sandaran (stela) yang lebarnya pas sekali dengan lebar badan arca. Bagian kepala, muka aus, terlihat bekas goresan memakai anting (kundala), terdapat guratan di bagian leher, memakai kalung (hara), ikat perut (udarabandha), gelang lengan (keyura), bagian pergelangan tangan patah. Memakai kain dengan tiga lipatan, dan uncal yanng lebar.

 

  • Arca Perwujudan
  • No Inventaris : 1/14-05/BB/40

  • Bahan : Batu Padas
  • Warna : abu-abu
  • Ukuran
    • Tinggi :  50 cm
    • Lebar :  15 cm
    • Tebal :  13 cm
  • Periodesasi : Bali Kuna (abad XI – XIII)
  • Kondisi : utuh
  • Justifikasi : arca berdiri samabangga diatas lapik dengan sandaran (stela) polos. Memakai mahkota, hiasan telinga (simping), anting (kundala), bagian muka agak aus, bentuk muka persegi. Leher bergurat, memakai kalung (hara) berbentuk simbar, ikat perut (udarabandha) motif suluran bungan. Sikap tangan dhyanamudra jemari aus, memakai gelang lengan (keyura), gelang tangan (kankana). Memakai kain sampai mata kai lapis tiga motif garis geometris vertikal, memakai uncal persegi dengan motif garis.

 

  • Arca Perwujudan
  • No Inventaris : 1/14-05/BB/41

  • Bahan : Batu Padas
  • Warna : abu-abu
  • Ukuran
    • Tinggi :  40 cm
    • Lebar :  15 cm
    • Tebal :  12,5 cm
  • Periodesasi : Bali Kuna (abad XI – XIII)
  • Kondisi : aus
  • Justifikasi : arca berdiri samabangga diatas lapik dengan sandaran (stela) polos bagian atas patah. Mahkota dan kepala arca sangat aus, terlihat memakai anting (kundala), leher bergurat, badan, lengan, tangan aus, bagian telapak tangan patah. Terlihat memakai ikat perut (udarabandha), kain berlapis tiga (motif aus).

 

  • Fragmen Arca Perwujudan
  • No Inventaris : 1/14-05/BB/42

  • Bahan : Batu Padas
  • Warna : abu-abu
  • Ukuran
    • Tinggi : 32 cm
    • Lebar : 11 cm
    • Tebal : 13 cm
  • Periodesasi : Bali Kuna (abad XI – XIII)
  • Kondisi : tidak utuh
  • Justifikasi : bagian kepala sampai lengan dan kaki raca patah. terlihat sikap arca berdiri samabanggha dengan sikap tangan dhyana mudra di depan perut. mekai gelang lengan (keyura) pada lengan kanan, gelang tangan (khankana), ikat perut (udarabhanda) dengan motif garis-garis geometris, memakai kain motif polos, uncal dengan hiasan bunga.

 

  • Arca Perwujudan
  • No Inventaris : 1/14-05/BB/43

  • Bahan : Batu Padas
  • Warna : abu-abu
  • Ukuran
    • Tinggi : 52 cm
    • Lebar : 12,5 cm
    • Tebal : 14 cm
  • Periodesasi : Bali Kuna (abad XI – XIII)
  • Kondisi : utuh
  • Justifikasi : arca berdiri samabangga diatas lapik, dengan sandaran polos. Memakai mahkota (karanda makuta), hiasan telinga (simping), anting (kundala). Bentuk muka persegi, alis tebal, mata tertutup. Memakai hiasan leher (hara), hiasan bahu (skandhamala), sikap tangan didepan perut dan kesepuluh jari disatukan seperti membentuk kencup, ujung-ujung jari mengarah ke atas (dada tengah), mengenakan kain dari bawah dada sampai ke kaki dengan motif garis geometris, dengan uncal, selendang (sampur) teruntai di sebelah kanan kiri pinggang arca sampai kaki, dan memakai hiasan urudama teruntai di depan paha dengan motif hias suluran dan tumpal segitiga terbalik.

 

  • Arca Perwujudan
  • No Inventaris : 1/14-05/BB/44

  • Bahan : Batu Padas
  • Warna : abu-abu
  • Ukuran
    • Tinggi :  46 cm
    • Lebar :  12 cm
    • Tebal :  18 cm
  • Periodesasi : Bali Kuna (abad XI – XIII)
  • Kondisi : aus
  • Justifikasi : sikap arca samabangga diatas lapik dengan sandaran polos, keadaan muka dan badan sangat aus, terlihat sikap tangan di letakkan didepan perut. Memakai kain dengan lipatan.

 

  • Arca Perwujudan
  • No Inventaris : 1/14-05/BB/45

  • Bahan : Batu Padas
  • Warna : abu-abu
  • Ukuran
    • Tinggi : 44 cm
    • Lebar : 15 cm
    • Tebal  : 12 cm
  • Periodesasi : Bali Kuna (abad XI – XIII)
  • Kondisi : aus
  • Justifikasi : keadaan arca bagian muka sampai mahkota aus, pergelangan tangan patah, kaki patah. Sikap arca berdiri samabangga, diatas lapik (patah) dengan sandaran polos. Terlihat memakai hiasan telinga (karna puspa), anting (kundala), kalung (hara), gelang lengan (keyura), ikat perut (katisutra). Memakai kain lapis tiga dengan motif garis geometris, uncal dan selendang (sampur).

 

  • Arca Perwujudan
  • No Inventaris : 1/14-05/BB/46

  • Bahan : Batu Padas
  • Warna : abu-abu
  • Ukuran
    • Tinggi :  48 cm
    • Lebar :  16 cm
    • Tebal :  16 cm
  • Periodesasi : Bali Kuna (abad XI – XIII)
  • Kondisi : aus
  • Justifikasi : arca berdiri samabangga diatas lapik dengan sandaran (stela) polos, memakai mahkota, hiasan telinga (simping) anting (kundala), muka aus. Terdapat guratan di leher, memakai kalung (hara) motif simbar segitiga terbalik hiasan suluran, ikat perut (udarabandha), bagian dada pernah patah namun sekarang sudah di sambung kembali. sikap tangan dhyanamudra di depan perut, memakai gelang lengan (keyura), gelang tangan (kankana). Memakai kain lapis tiga dengan selendang (sampur) disebelah kanan-kiri pinggang arca.

 

  • Arca Perwujudan
  • No Inventaris : 1/14-05/BB/47

  • Bahan : Batu Padas
  • Warna : abu-abu
  • Ukuran
    • Tinggi : 52 cm
    • Lebar : 16 cm
    • Tebal : 12 cm
  • Periodesasi : Bali Kuna (abad XI – XIII)
  • Kondisi : utuh
  • Justifikasi : arca berdiri samabanggha di atas lapik segi empat dengan sandaran (stela) polos. Memkai mahkota kelopak daun padma, hiasan telinga (simping), anting (kundala). Bentuk muka persegi, mata tertutup, hidung kecil, bibir tipis. Terdapat guratan dibagian leher, memakai kalung (hara) motif tumpal segi tiga terbalik dengan hiasan sulur, ikat perut (udarabandha). Sikap tangan memegang kuncup padma di depan perut, memakai gelang lengan (keyura) motif sulur, gelang tangan (kankana) polos. Memakai kain lapis tiga dengan motif garis geometris dan uncal persegi motif garis geometris.

 

  • Arca Perwujudan
  • No Inventaris : 1/14-05/BB/48

  • Bahan : Batu Padas
  • Warna : abu-abu
  • Ukuran
    • Tinggi : 41 cm
    • Lebar : 16 cm
    • Tebal : 11 cm
  • Periodesasi : Bali Kuna (abad XI – XIII)
  • Kondisi : aus
  • Justifikasi : sikap arca berdiri tegak samabanggha diatas lapik stengah lingkaran dengan sandara (stela) polos. Memakai mahkota (aus), hiasan telingan (simping), anting (kundala) tetapi aus. Bentuk muka persegi (aus), terlihat guratan pada bagian leher. Bagian dada aus memakai ikat perut (udarabandha). Sikap tangan dhyanamudra didepan perut, bagian pergelangan dan tangan aus, memakai gelang lengan (keyura). Memakai kain polos, dengan selendang (sampur) teruntai di sebelah kanan kiri pinggang arca sampai kaki, dan memakai hiasan urudama teruntai di depan paha (aus).

 

  • Arca Perwujudan
  • No Inventaris : 1/14-05/BB/49

  • Bahan : Batu Padas
  • Warna : abu-abu
  • Ukuran
    • Tinggi : 46 cm
    • Lebar : 17 cm
    • Tebal : 11 cm
  • Periodesasi : Bali Kuna (abad XI – XIII)
  • Kondisi : aus
  • Justifikasi : arca berdiri tegak samabanggha diatas lapik setengah lingkaran dengan sandara (stela)npolos. Memakai mahkota (aus), bagian muka aus, telinga aus, terlihat guratan di bagian leher. Memakai kalung (hara) motif simbar segitiga terbalik, memakai ikat perut (udarabandha). Sikap tangan dhyanamudra didepan perut, bagian pergelangan aus, memakai gelang lengan motif simbar. Memakai kain lapis tiga terlihat motif garis tetapi aus dengan uncal (aus).

 

  • Arca Perwujudan
  • No Inventaris : 1/14-05/BB/50

  • Bahan : Batu Padas
  • Warna : abu-abu
  • Ukuran
    • Tinggi :  48 cm
    • Lebar :  12 cm
    • Tebal :  15 cm
  • Periodesasi : Bali Kuna (abad XI – XIII)
  • Kondisi : utuh
  • Justifikasi : arca berdiri samabangga diatas lapik, dengan sandaran polos. Memakai mahkota, hiasan telinga (simping), anting (kundala). Bentuk muka persegi, alis tebal, mata tertutup. Memakai kalung (hara) motif tumpal suluran, sikap tangan dhyanamudra didepan perut, mengenakan kain dari bawah dada sampai ke kaki polos tanpa motif terlihat kain tipis, dengan uncal, selendang (sampur) teruntai di sebelah kanan kiri pinggang arca sampai kaki, dan memakai hiasan urudama teruntai di depan paha dengan motif hias suluran.

 

Lanjut ke Artikel Inventarisasi di Pura Kentel Gumi (Bagian 3)…….. 

artanegara

Balai Pelestarian cagar Budaya Bali Wilayah Kerja prov. Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur Jalan Raya Tampaksiring, Bedulu, Blahbatuh, Gianyar, Bali 80581 Telepon (0361) 942347, Fax (0361) 942354 e-mail: bpcbbali@kemdikbud.go.id dan bp3_bali@yahoo.com

Leave a Reply