Tim Registrasi Cagar Budaya Kota Banda Aceh mengusulkan Bangunan Mesjid Tuha Ulee Kareng sebagai cagar budaya

0
216

Tim Registrasi Cagar Budaya Kota Banda Aceh mengusulkan Bangunan Mesjid Tuha Ulee Kareng sebagai cagar budaya

Gambar 1. Bangunan Mesjid Tuha Ulee Kareng

Banda Aceh, 10/5/2020. Tim Registrasi Cagar Budaya (TRCB) Kota Banda Aceh mengusulkan Bangunan Mesjid Tuha Ulee Kareng di Jalan Mesjid Tuha, Gampong Ie Masen, Kecamatan Ulee Kareng sebagai salah satu bangunan cagar budaya di Kota Banda Aceh Tahun 2020. Usulan  tersebut diajukan oleh Asnidar, selaku ketua TRCB Kota Banda Aceh dihadapan Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan  Kota Banda Aceh tangga, 13 April 2020 lalu.

Pengajuan ini sejalan dengan visi misi Walikota Banda Aceh untuk menjaga asset-aset pusaka Kota Banda Aceh, demikian dikatakan Daswita, selaku Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan Kota Banda Aceh dihadapan awak media.

Asnidar mengatakan berkas pendaftaran Bangunan Mesjid Tuha Ulee Kareng telah diverifikasi oleh TRCB Kota Banda Aceh dan ini syarat sebelum usulan penetapan oleh Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kota Banda Aceh Tahun 2020 kepada Walikota Banda Aceh. Sesuai prosedur formal berkas ini diajukan kepada TACB Kota Banda Aceh untuk dilakukan pengkajian dan penilaian kelayakannya sebagai Cagar Budaya Kota Banda Aceh.

Beberapa pertimbangan yang diajukan oleh TRCB Kota Banda Aceh, antara lain: (1) Bangunan Mesjid Tuha Ulee Kareng telah diregistrasi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Banda Aceh pada tahun 2015 lalu dan mendapatkan nomor ID Pendaftaran objek PO2015111600042; (2)  Objek ini memiliki kategori sebagai bangunan cagar budaya sebagaimana pengertian dalam pasal 1 (3) Undang-Undang

No.11 tahun 2010 tentang Cagar Budaya “Bangunan Cagar Budaya adalah susunan binaan yang terbuat dari benda alam atau benda buatan manusia untuk memenuhi kebutuhan ruang berdinding dan/atau tidak berdinding, dan beratap; dan (3)  Di lokasi Bangunan Mesjid Tuha Ulee Kareng dapat ditemukan berbagai objek peninggalan sejarah mesjid Kerajaan Bandar Aceh Darussalam , seperti: tangga, dinding, tiang, atap dan Kompleks pekuburan yang berada di sisi barat mesjid. Ambo

TINGGALKAN KOMENTAR