Beberapa Cagar Budaya di Kota Sabang

0
423

Beberapa Cagar Budaya di Kota Sabang

          Kota sabang dikenal dengan kota Seribu Benteng. hal ini menggambarkan betapa banyaknya jumlah benteng-benteng yang ada di kota sabang. Keberadaan benteng yang cukup banyak ini tidaklah mengherankan karena posisi pulau Weh yang sangat strategis dalam pelayaran dan perdagangan internasional. Pada masa kolonial pulau weh merupakan salah satu pelabuhan bebas yang ramai dilalui kapal-kapal internasional, sehingga keberadaan benteng-benteng tersebut sangat penting untuk mempertahankan dari serangan musuh. Peninggalan-peninggalan tersebut antara lain adalah sebagai berikut:

1.Kompleks Benteng Pertahanan Jepang di Anoi Itam

            Kompleks Benteng pertahanan ini berada di Desa Anoi Itam, Kecamatan Suka Jaya. Dinamakan kompleks benteng karena dalam satu lokasi terdapat beberapa benteng yang tersusun menjadi sebuah barikade pertahanan. Benteng benteng tersebut tersusun mengikuti kontur tebing pantai membentuk seperti lingkaran. Ada beberapa benteng yaitu 6 buah benteng. Benteng yang pertama berada disisi sebelah utara, berhadapan dengan pantai mempunyai koordinat 46 N 762710 646971 . benteng ini terbuat dari beton cor, batu bata, dan besi untuk penguat.

 Screenshot_1

     Kondisi benteng dalam keadaan yang cukup baik secara fisik, namun masih banyak vandalisme berupa coretan-coretan tak bertanggung jawab pada bagian dinding benteng. untuk kedepan perlu dilakukan pembersihan dan perawatan lebih intensif. Kondisi meriam yang ada di dalam benteng cukup memprihatinkan karena telah banyak dimakan karat. Kondisi lingkungan situs cukup baik, pohon-pohon yang tumbuh disekitar situs cukup teratur dan terawat. Intensitas kunjungan ke kompleks benteng cukup tinggi pada hari-hari tertentu yaitu hari sabtu dan minggu serta hari libur.

2.Benteng Batere A

      Benteng Batere A berada di Kelurahan Cot Ba’u, Kecamatan Suka Jaya Kota Sabang. Kompleks benteng ini berada pada koordinat 46 N 757686 650706. Kompleks benteng ini mempunyai luas lahan 54,60 x 90 meter persegi. Dalam kompleks benteng terdapat beberapa komponen benteng antara lain bangunan utama, bangunan pengintaian,tangga benteng,bak air, dan meriam. Kondisi bangunan masih seperti keadaan ketika ditemukan, belum ada kegiatan pemugaran terhadap kompleks benteng ini.

Screenshot_2

          Banyak terdapat kerusakan kerusakan pada bangunan utama, vandalisme berupa coret coretan pada dinding. kondisi lingkungan situs kurang terpelihara dengan baik, banyak ditumbuhi rumput dan ilalang yang cukup tinggi. Menurut informasi dari pihak Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Sabang kinerja salah satu juru pelihara kurang baik sehingga perlu dilakukan evaluasi untuk tahun berikutnya. Permasalahan yang ada selain itu adalah masalah sengketa lahan yang sering terjadi antara pihak Angkatan laut dan dinas Kebudayaan dan Pariwisata. Kompleks benteng Batere A ini merupakan salah satu benteng yang sangat potensial untuk dikembangkan sebagai objek wisata. Untuk menuju ke arah itu harus dilakukan terlebih dahulu kegiatan pemugaran untuk mengembalikan bentuk bangunan ini seperti keadaan semula.

3.Kompleks Makam T. Muhammad Daud Syah

            Kompleks Makam T Muhamad Daud Syah berada di Kelurahan Balohan, Kecamatan Sukajaya Kota Sabang. Kompleks Makam ini berada pada koordinat 46 N 759344 645185. Kompleks makam ini berada sekitar 200 meter dari jalan raya, dan harus melewati jalan setapak menuju ke atas bukit. Dalam kompleks makam ini terdapat tiga buah makam, dua buah terdpat di atas bangunan makam dan satu buah berada di bawah.

makam daudstah

          Bangunan makam terbuat dari beton termasuk nisan makam Muhammad Daud Syah. Tinggi makam Muh. Daud Syah adalah 130 cm. Terdapat tulisan kaligrafi arab di sisi selatan bangunan makam yang berisi tentang orang yang dimakamkan (Muh Daud Syah serta tanggal belia meninggal), namun dibuat belakangan bersamaan dengan pembuatan badan makam. Kondisi makam sangat baik, bersih dan terawat. Hanya saja kemungkinan kerusakan pada makam dapat terjadi karena masih terdapat pohon besar yang setiap saat dapat mengancam keberadaan makam tersebut. Makam ini telah dipagar sehingga lebih terlihat aman dan asri. Kinerja juru pelihara cukup baik sehingga makam selalu terlihat bersih. Hal ini sangat penting karena makam ini sangat sering dikunjungi oleh peziaraah dari luar Kota Sabang.

4. Benteng di Anoi Itam                                                                                                                                        Benteng ini berada di luar Kompleks Pertahan Benteng Anoi Itam. Benteng ini berada di pinggir laut. Benteng ini merupakan salah satu peninggalan Jepang untuk pertahan dari serangan musuh. Benteng ini belum ditempatkan juru pelihara. Kondisi benteng tidak terawat, karena dari pihak pemda juga belum ada penempatan juru pelihara situs. Di sepanjang pantai Anoi Itam ini terdapat beberapa benteng pertahanan yang mirip dengan benteng ini.

anoitam1 Screenshot_15. Benteng Pertahanan Jepang   di Sumur Tiga

           Benteng pertahanan ini berada di Kelurahan Ie Mele, Kecamatan Suka jaya dengan koordinat 46 N 759275 651628 Bangunan ini mempunyai panjang 7 meter, lebar 4 meter dan tingegi. konstruksi bangunan ini adalah cor beton. Kondisi bangunan ini secara fisik masih cukup baik namun saat ini dipergunakan untuk kandang ternak oleh penduduk lokal.

sumur tiga

             Tingkat kepedulian warga yang kurang akan peninggalan purbakala menjadi penghambat dalam hal pelestarian cagar budaya. Disamping itu juga karena faktor ketidak tahuan warga akan bangunan cagar budaya tersebut. Untuk kedepan perlu dilakukan tindakan penyelamatan terhadap bangunan ini dan ditempatkan juru pelihara situs.

6. Bangunan perlindungan jepang

           Bangunan ini berada di Kelurahan Ie mele, Kecamatan Sukajaya. Bangunan ini berada pada koordinat 46N 758593 652068. Bangunan ini mempunyai panjang 3 meter, lebar 6 meter dan tinggi meter. Kondisi bangunan sekarang ini banyak mengalami kerusakan terutama terjadi pelapukan dan vandalisme.

ie mele

7.Benteng Batere C

            Benteng Batere C berada di kelurahan Kota bawah Timur Kecamatan Sukakarya. Benteng ini berada pada koordinat 46 N 757347 649732. Kondisi benteng sangat tidak terawat, karena tidak ada juru peliharanya. Bangunan benteng sudah tertutup pepohonan dan tanaman perdu, sehingga tidak terlihat dari luar. Bangunan ini sangat perlu untuk dilestarikan, sehingga perlu dilakukan pembersihan dan tindakan lain serta penempatan juru pelihara situs.

Screenshot_3

8. Terowongan jepang

         Terowongan jepang di kota sabang jumlahnya cukup banyak, yang dahulu difungsikan sebagai tempat perlindungan dan gudang senjata. Kondisi terowongan yang ada kurang terawat dan belum ada juru pelihara situs.

Screenshot_8

9.Bangunan rumah Kolonial

           Di Kota Sabang sangat banyak terdapat rumah rumah peninggalan masa kolonial. Rumah rumah tersebut sampai sekarang masih dalam kondisi yang cukup terawat. Menurut data dari Dinas Budpar Kota Sabang, jumlah bangunan rumah peninggalan kolonial ada kurang lebih 180 buah. Bangunan bangunan tersebut masih difungsikan dnegan baik antara lain sebagai rumah tempat tinggal, toko, dan perkantoran pemerintahan.

Screenshot_7

           Bangunan Bangunan peninggalan kolonial yang jumlahnya cukup banyak di kota Sabang merupakan aset yang harus kita jaga. Banyak permasalahan yang muncul adalah alih fungsi bangunan, alih kepemilikan, perubahan bentuk bangunan, penambahan bangunan lain. Dalam daftar inventarisasi yang dilakukan oleh pemerintah daerah Kota Sabang, sebagian besar bangunan tersebut merupakan hak milik warga, sehingga warga merasa bahwa rumah tersebut adalah miliknya sehingga bebas untuk dilakukan apa saja.