You are currently viewing Workshop Mitigasi Bencana Cagar Budaya

Workshop Mitigasi Bencana Cagar Budaya

img_2083_1024x683
Senin (03/10/16) Balai Konservasi Borobudur selama 5 hari, 3-7 Oktober 2016 menyelenggarakan Workshop Mitigasi Bencana Cagar Budaya.
Workshop ini merupakan salah satu upaya untuk pengembangan sumber daya manusia di bidang cagar budaya yang tanggap terhadap bencana.
Workshop dibuka oleh Kepala Balai Konservasi Borobudur Marsis Sutopo. Dia menyampaikan bahwa workshop ini merupakan salah satu upaya untuk bersama-sama melakukan mitigasi bencana terhadap cagar budaya.
Kerjasama antar semua pihak sangat dibutuhkan dalam melakukan mitigasi bencana terhadap cagar budaya sehingga dalam workshop ini diundang beberapa pihak yang berkepentingan seperti Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman, Direktorat Warisan dan Diplomasi Budaya, UPT Pelestarian Cagar Budaya se-Indonesia, Museum Benteng Vredeburg, BPBD Kabupaten Magelang, Dinas Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah, Dinas Kebudayaan Provinsi Jawa Timur, Dinas Kebudayaan Provinsi DIY, Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman, Dinas Kebudayaan Kabupaten Magelang, Pemerintah Kecamatan Borobudur dan Mungkid, Pemerintah Kelurahan Mendut, Pemerintah Desa Borobudur, Pemerintah Desa Wanurejo, PT. TWC. Borobudur, Prambanan & Ratu Boko dan Unit Manohara.
img_2076_1024x683
Dalam workshop ini disampaikan beberapa materi utama mengenai Mitigasi Bencana seperti Konsep Dasar Bencana/Jenis Bencana di Indonesia, pengenalan Hazard, Vurnability, dan Capacity (HVC),Metode Identifikasi dan Evaluasi resiko, Dampak sosal, ekonomi dan Budaya dari Kejadian Bencana,Manajemen dan Penanganan Teknis untuk Pencegahan dan Miitigasi Bencana pada Cagar Budaya.
Sedangkan untuk Emergency respon dan Recovery program dibagi dalam beberapa materi seperti Manajemen Kedaruratan Dasar dan Standar Sistem Menejemen Keadaan Darurat (ICS), Menejemen Evakuasi dan Alur Penanganan Bencana (Penyusunan Skenario Bencana), Perencanaan Penanggulangan Bencana dalam Tata Ruang Wilayah Nasional/ Daerah. Selain itu juga dilakukan studi kasus berupa Recovery Program Pasca Bencana pada Candi Borobudur dan Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana dan Studi Kasus di Prov. Jawa Tengah.
Diakhir workshop akan dilakukan simulasi bencana di Candi Borobudur, yang rencananya akan dilaksanakan hari Jumat 7 Oktober 2016. Simulasi ini akan diikuti semua elemen masyarakat.