Selama pandemi Covid 19, kegiatan monitoring di Candi Borobudur tetap dilaksanakan. Salah satunya adalah monitoring stabilitas struktur Candi Borobudur. Kegiatan monitoring ini dilakukan selama dua hari oleh tim monitoring dan evaluasi Balai Konservasi Borobudur. Dalam melaksanakan tugas, tim tetap memberlakukan protokol kesehatan di era tatanan baru yaitu dengan menggunakan masker dan menjaga jarak. Tim menyasar 91 titik pengukuran pada sudut dinding Candi Borobudur dengan menggunakan peralatan manual lot dan rol meter.

Pengamatan secara manual tersebut diperlukan mengingat sistem ini jauh lebih tepat bila dibandingkan dengan dua cara lainnya ( fotogrametris dan topometris), walaupun angka toleransinya masih jauh lebih rendah. Pengamatan sistem manual, menitikberatkan pada kemungkinan adanya perubahan kemiringan dinding candi. Arah kemiringan candi ditentukan kerah sumbu X dan Y, yaitu sumbu koordinat yang dipakai pada pengamatan dengan sistem fotogrametris. Sumbu X untuk arah Timur – Barat, sumbu Y arah Utara – Selatan.

TINGGALKAN KOMENTAR