You are currently viewing Borobudur Field School
Borobudur Field School

Borobudur Field School

Borobudur Field School

Selama tanggal 2-6 September 2019, Balai Konservasi Borobudur bersama UNESCO Jakarta melaksanakan kegiatan Borobudur Field School. Kegiatan ini merupakan kegiatan peningkatan kapasitas staff Balai Konservasi Borobudur dalam mengidentifikasi atribut atau fitur-fitur penting yang dapat berkontribusi bagi Nilai Universal Luar Biasa Warisan Dunia Candi Borobudur. Selama lima hari, kegiatan ini dipandu oleh Ms. Junko Munkai, seorang ahli pengelolaan lansekap budaya kawasan situs warisan dunia dari Bhutan. Tak hanya dihadiri oleh staff BKB, beberapa perwakilan dari pihak terkait seperti Bappeda Magelang, ATR-BPN Kab. Magelang dan juga perwakilan kantor PUPR Kab. Magelang juga hadir dan memberikan banyak input selama diskusi. Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Unit Budaya, Ms. Moe Chiba dan juga Kepala Seksi Pelayanan Konservasi, Bpk. Yudi Suhartono. Ikut serta pula dalam kegiatan ini diantaranya adalah antroplog YLKIS, perwakilan dari PT.TWC dan perwakilan dari Direktorat Warisan dan Diplomasi Budaya.

kegiatan Borobudur Field School di ruang sidang 1 BKB
nara sumber memberikan paparannya

 

Kegiatan ini dilaksanakan dengan memvariasikan pelatihan kelas serta tugas lapangan dimana para peserta juga melakukan wawancara dengan penduduk sekitar dan melakukan observasi lapangan di area sekitar Candi Borobudur dan Candi Pawon. Harapannya dari pelatihan ini nanti akan dirumuskan sebuah draft awal tentang sustenance plan yang bisa  bermanfaat untuk dijadikan acuan upaya pelestarian kawasan Borobudur sehingga tidak tergerus oleh dinamika pembangunan di sekitarnya.