6th INTERNATIONAL EXPERTS MEETING ON BOROBUDUR ATRIA HOTEL AND CONFERENCE, MAGELANG 10 – 14 NOVEMBER 2013

  • Post author:
  • Post category:Pengumuman

International Experts Meeting merupakan agenda lima tahunan yang dilaksanakan untuk mengevaluasi dan memonitor kondisi keterawatan Candi Borobudur pascapemugaran kedua Candi Borobudur pada tahun 1973 – 1983. Candi Borobudur sendiri telah mengalami dua kali pemugaran. Pemugaran yang pertama dilaksanakan oleh Pemerintah Kolonial Belanda pada tahun 1907-1911, dipimpin oleh seorang insinyur bernama Theodore van Erp. Permugaran ini berhasil dalam mengembalikan bentuk arsitektur asli Candi Borobudur dengan melakukan pencocokan dan pemasangan kembali batu-batu yang jatuh dan berserakan dengan metode anastilosis. Bentuk arsitektur Candi Borobudur yang sekarang kita lihat merupakan hasil dari pemugaran pertama.

Candi Borobudur kembali dipugar untuk kedua kalinya pada tahun 1973 -1983 dikarenakan kondisi candi yang sudah memprihatinkan. Candi Borobudur pada saat itu terancam akan runtuh dikarenakan kemelesakan struktur dinding yang cukup parah. Untuk mengatasi hal tersebut, Pemerintah Indonesia, dengan dibantu oleh UNESCO, memugar kembali Candi Borobudur. Bagian yang dibongkar adalah lantai 3, 4, 5, 6, dan 7. Lantai 1, 2, 8, 9, dan 10 tidak dibongkar karena dari penelitian disimpulkan bahwa lantai-lantai tersebut masih kokoh sebagai hasil dari rekonstruksi di pemugaran yang pertama.

Pemugaran kedua dilaksanakan dengan membongkar batu-batu lantai yang berbentuk persegi, untuk kemudian dibersihkan. Selama permbersihan, pada struktur fondasi tanah candi dipasang perkuatan berupa beton bertulang yang didukung oleh sistem drainase air. Sistem pendukung ini diharapkan dapat membantu kestabilan struktur candi sekaligus bukit penyokongnya. Pemugaran ini berlangsung selama 10 tahun dengan melibatkan ahli dari berbagai bidang, seperti arkeologi, teknik sipil, kimia, dan biologi, baik yang berasal dari dalam negeri maupun dari luar negeri.

Setelah pemugaran selesai, para ahli tersebut, dengan difasilitasi oleh UNESCO, sepakat untuk mengadakan pertemuan setiap lima tahun sekali dalam mengevaluasi hasil pemugaran tersebut. Pertemuan tersebut disebut dengan International Experts Meeting on Borobudur. Pertemuan pertama dilaksanakan pada tahun 1988, yang kemudian berturut-turut dilaksanakan pada 1993, 1998, 2003, dan 2008. Pada pertemuan tahun 2003, disepakati bahwa pembiayaan pertemuan-pertemuan selanjutnya, pelaksanaannya diserahkan sepenuhnya oleh UNESCO kepada Pemerintah Indonesia. Pada tahun 2013 ini, dengan difasilitasi oleh Pemerintah Indonesia, dilaksanakan 6th International Experts Meeting on Borobudur pada 10-14 November 2013 di Atria Hotel and Conference, Magelang.

 

 Unduh Jadwal lengkap 6th International Experts Meeting on Borobudur