Kemdikbud Sosialisasikan Penggunaan Sosial Media Kepada Pelajar SMA/SMK

0
480

Jakarta – Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat (BKLM), Kemendikbud menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Penggunaan Media Sosial secara Bijak kepada siswa/siswi jenjang pendidikan menengah (SMA/SMK). Acara yang dihadiri turut dihadiri oleh Staf Ahli Menkominfo Bidang Hukum, Henri Subiakto, Kepala BKLM Kemendikbud, Ari Santoso, dan perwakilan dari Polda Metro Jaya ini bertempat di Aula Ki Hajar Dewantara, , Komplek Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Selasa (18/4).

Dalam kesempatan tersebut, Henri Subiakto menyampaikan bahwa pengguna media sosial harus bijak dalam membagikan kegiatan apapun melalui akun media sosialnya masing-masing. “Media sosial dan internet merekam segala kegiatan dan informasi, bahkan informasi pribadi sekalipun yang dapat dibuka oleh siapa saja. Maka dari itu, bijaksana dan berhati-hati dalam memasukkan informasi pribadi ke media sosial,” pesan Henri Subiakto.

Kegiatan Sosialisasi Penggunaan Media Sosial ini juga membahas tentang maraknya hoax atau berita bohong di media sosial. Hoax merupakan motif ekonomi yang dilakukan oleh media bukan pers untuk mencari keuntungan melalui penyebaran berita yang dibumbui oleh opini pribadi. Alangkah sangat baik jika pengguna media sosial dapat menyaring informasi-informasi yang didapat sebelum membagikannya kepada khalayak luas, seperti yang disampaikan oleh perwakilan dari Polda Metro Jaya, James.

“Hoax atau berita bohong dapat berdampak ekonomi, politik, dan sosial. Masyarakat saat ini harus menerapkan prinsip ‘Saring Before Sharing’ atau mencari tahu keaslian informasi tersebut sebelum membagikannya di media sosial,” jelas James.

Untuk mencegah maraknya akses internet yang tidak pada semestinya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memiliki laman-laman edukasi yang dapat diakses secara bebas oleh masyarakat. Hal ini disampaikan oleh Ari Santoso kepada para peserta sosialisasi. “Kemendikbud memiliki platform-platform yang berisi tentang informasi pendidikan lenkap yang dapat digunakan oleh pelajar ataupun masyarakat luas. Dengan adanya kanal-kanal ini, diharapkan dapat memperkecil penyebaran dan penggunaan akses internet yang negatif,” tukas Ari Santoso.

Kegiatan Sosialisasi Penggunaan Media Sosial secara Bijak kepada siswa/siswi jenjang pendidikan menengah (SMA/SMK) berlangsung seru. Hal ini ditandai dengan antusiasnya peserta untuk menyimak dan bertanya kepada narasumber. Dengan kegiatan ini, diharapkan generasi milenial Indonesia dapat lebih bijaksana dalam menggunakan media sosial dan internet.

TINGGALKAN KOMENTAR