KOMIK CETAR (Cerita Pelajar Tentang Sangiran): Upaya Pelajar Melestarikan Situs Sangiran Berbasis Komik

0
919

Situs Manusia Purba Sangiran atau yang juga dikenal sebagai Sangiran Early Man Site merupakan salah satu situs arkeologi penting di Indonesia, bahkan dunia. Upaya inventarisasi, penjagaan dan pelestarian situs ini juga terus digalakkan secara sistematis dan berkesinambungan oleh pemerintah di bawah koordinasi dan tanggung jawab Balai Pelestarian Situs Manusia Purba (BPSMP) Sangiran, Direktorat Jenderal Kebudayan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Adapun beberapa bentuk upaya Balai Pelestarian Situs Manusia Purba Sangiran dalam melestarikan Situs Sangiran antara lain melalui Kegiatan Kemitraan dan Pelibatan Publik dan Sosialisasi Situs Sangiran kepada Pelajar SMP Negeri 2 Plupuh. Namun, dalam kenyataannya ternyata masih banyak pelajar dan masyarakat yang belum mengetahui secara jelas keberadaan Situs Sangiran dan/atau belum pernah sama sekali mengunjungi Situs Sangiran karena minimnya informasi akan keberadaan situs tersebut. Maka dari itu, dibutuhkan sebuah sarana sosialisasi yang menarik dan kreatif yang dapat digunakan sebagai media publikasi Situs Sangiran kepada masyarakat pada umumnya, dan pelajar pada khususnya. Berdasarkan permasalahan di atas, tim penulis mengusulkan Komik CETAR (Cerita Pelajar Tentang Sangiran) sebagai upaya pelajar dalam melestarikan Situs Sangiran berbasis komik.

Rumusan masalah yang diangkat dalam karya tulis ini antara lain: a) Bagaimana konsep Komik CETAR (Cerita Pelajar Tentang Sangiran)? b) Bagaimana analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) terhadap Komik CETAR (Cerita Pelajar Tentang Sangiran)?

Karya tulis ini diharapkan: a) dapat memberikan informasi kepada masyarakat dan pelajar mengenai keberadaan Situs Sangiran melalui komik CETAR (Cerita Pelajar Tentang Sangiran), b) dapat memberikan alternatif gagasan terkait upaya publikasi yang menarik dan kreatif berbasis komik, yaitu melalui komik CETAR (Cerita Pelajar Tentang Sangiran) dan c) dapat dijadikan sebagai salah satu model media sosialisasi massive berbasis komik -dalam hal ini komik CETAR (Cerita Pelajar Tentang Sangiran)- yang dapat digunakan oleh pemerintah dan BPSMP Sangiran dalam rangka upaya mengenalkan dan melestarikan Situs Sangiran, sekaligus mempertinggi animo dan minat masyarakat untuk melakukan edu-wisata atau wisata sejarah ke Situs Sangiran.

Telaah pustaka meliputi: a) komik, b) rekayasa sosial dan c) sekilas mengenai Situs Sangiran. Pendekatan yang digunakan dalam karya tulis ini adalah deskriptif kualitatif berdasarkan kajian kepustakaan. Sumber data antara lain dari artikel ilmiah, buku-buku dan teori yang relevan dengan topik penulisan karya tulis.

Komik CETAR (Cerita Pelajar Tentang Sangiran) merupakan salah satu bentuk komik yang jalan ceritanya berisi tentang kisah-kisah pelajar tentang Situs Sangiran. Ada empat langkah utama dalam kerangka perencanaan Komik CETAR, yaitu 1) menentukan tema cerita, 2) menyusun kerangka cerita, 3) membuat komik, dan 4) menerbitkan komik. Analisis SWOT dilakukan terhadap Komik CETAR guna mengetahui sejauh mana kelebihan, kelemahan, potensi, dan ancaman implementasi komik ini di masa mendatang.

Saran yang dapat diberikan antara lain: a) masyarakat dan pelajar hendaknya menyadari pentingnya upaya pelestarian Situs Sangiran, sehingga diharapkan berbagai sarana pengenalan akan terus dikembangkan, misalnya pembuatan komik CETAR sebagai salah satu bentuk kontribusi pelajar untuk menjaga eksistensi Situs Sangiran dan b) pemerintah dan para pengembang media (dosen, guru, akademisi, peneliti) hendaknya menyadari pentingnya pengembangan media komik dalam rangka mendukung pelestarian Situs Sangiran serta menyemarakkan geliat pariwisata berbasis sejarah di Sangiran melalui distribusi komik CETAR. (Ari Adi Setiawan, Badar Husieni, Jeneffer Maida Kumala D.)

Kata kunci: komik CETAR, rekayasa sosial, situs Sangiran

Selengkapnya silahkan klik disini

TINGGALKAN KOMENTAR