Balai Pelestarian Cagar Budaya Jambi : Survey Tinggalan Bawah Air di Perairan Pulau Mendanau, Kabupaten Belitung

0
139

Survey bawah air merupakan kegiatan pendataan dan pemetaan tinggalan bawah air yang berasal dari muatan kapal yang tenggelam di laut. Ada beberapa penyebab terjadinya peristiwa tenggelamnya kapal di laut, antara lain berupa faktor kondisi cuaca, alam, perang dan minimnya pengetahuan navigasi tentang jalur yang dilalui menjadi sumber utama terjadinya kecelakaan dan tenggelamnya kapal.

Dalam rangka pendataan, pemetaan dan pelindungan tinggalan bawah air di perairan laut Belitung. Balai Pelestarian Cagar Budaya Jambi kembali melaksanakan kegiatan survey tinggalan bawah air. Kegiatan survey bawah air ini akan dilaksanakan di perairan laut Pulau Mendanau Kecamatan Selat Nasik, Kabupaten Belitung. Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kegiatan survey bawah air ini akan dilaksanakan pada tanggal 25 Mei hingga 2 Juni 2015.

Pada tahun 2014 Balai Pelestarian Cagar Budaya Jambi telah melaksanakan kegiatan survei bawah air di lokasi kapal tengelam yang berada di Pulau Lima Kecamatan Selat Nasik Kabupaten Belitung. Pada Pelaksanaan kegiatan tersebut didapatkan informasi lokasi kapal tenggelam lainnya yang masih masuk wilayah Kecamatan Selat Nasik. Secara administrasi titik lokasi tersebut berada di Pulau Mendanau Desa Gual. Kedalaman air laut pada lokasi kapal karam diperkirakan 15 hingga 20 meter.

BPCB Jambi

Pelaksanaan survey bawah air di perairan Pulau Mendanau, dilaksanakan atas dukungan dan kerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayan Kabupaten Belitung, Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Belitung, POLAIR Kabupaten Belitung dan Direktorat Sejarah dan Permuseuman. Diharapkan dari kerjasama para penyelam dari instansi-intansi tersebut, dengan penyelam Balai Pelestarian Cagar Budaya Jambi. Didapatkan data dan informasi yang nantinya bisa dimanfaatkan dalam kegiatan penelitian, pelestarian dan pengembangan.